Guru adalah tokoh utama dalam peran peningkatan SDM Indonesia unggul. Ketokohan guru dapat dilhat pada peran strategisnya di kelas yang setiap hari berhadapan dengan siswa atau peserta didik pada kegiatan belajar mengajar. Guru yang memiliki strategi jitu dalam menyajikan materi pada KBM (kegiatan belajar mengajar) akan menjadikan peserta didik mudah dan cepat menyerap materi pembelajaran yang disjikan. Sebaliknya, guru yang kurang memahami strategi mengajar yang baik dan benar akan menjadikan peserta didik kesulitan memahami materi pelajaran yang disajikannya. Jadi, peran strategis guru dalam meningkatkan SDM (sumber daya manusia) Indonesia unggul amatlah besar.

Seorang guru yang mampu menyajikan materi pembelajaran dengan menggunakan berbagai strategi atau model pembelajaran yang menarik tentu akan disenangi oleh siswa atau peserta didik. Selain itu, peserta didik akan termotivasi mengikuti KBM yang dilaksanakan oleh guru tersebut dan imbasnya adalah peningkatan hasil belajar peserta didik. Namun, jika guru dalam melaksanakan KBM hanya sekedar melaksanakan tugas atau hanya sekedar menggugurkan kewajiban maka KBM akan berjalan kurang menyenangkan bagi peserta didik bahkan bisa jadi peserta didik menurun motivasi belajarnya sehingga berimbas pada penurunan hasil belajar peserta didik tersebut. Oleh karena itu, guru harus memiliki kemampuan memahami hakikat model-model pembelajaran dan implementasinya di kelas.

Pendidikan sebagai ujung tombak peningk atan kualitas SDM Indonesia. Tanpa pendidikan, akan semakin sulit untuk bersaing. Saat ini, penerapan Kurikulum 2013 yang berfokus pada aktivitas anak didik sebagai salah satu upaya untuk membentuk karakter serta kompetensi SDM Indonesia sudah sangat bagus. Pemerintah Indonesia terus fokus dengan meningkatkan partisipasi masyarakat pada pendidikan salah satunya untuk meningkatkan partisipasi wajib belajar 12 tahun dengan berbagai program kebijakan. Dunia pendidikan, memiliki peranan penting agar membuat glo balisasi berlangsung dua arah dan bukan satu arah, atau hanya menjadi sekadar pasar saja. Dunia pendidikan berperan untuk menyadarkan pola pikir masyrakat bahwa untuk bisa bertahan ditengah persaingan tersebut diperlukan adanya kompetensi. Pendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mengemban fungsi tersebut pemerintah  menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Kutipan Alenia Pertama Lampiran Permen Diknas Nomor 22 Tahun 2006). Untuk mencapai tujuan sebagaimana yang dimaksudkan diatas peran serta guru sebagai ujung tombak keberhasilan pendidikan sangat menentukan. Pada dasarnya guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah sebagai ujung tombak dalam mencapai prestasi dan peningkatan mutu pendidikan yang dengan“goal akhir” adalah meningkatnya kualitas peserta didik yang akan menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia seutuhnya. Ketiga komponen bertanggung jawab dalam hal peningkatan mutu dan prestasi.

Sumber : Zulhamdi Hasian Harahap

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *